Tegarlah terus,...(I Will Cry)
Sejauh mana dirimu ingin dan sedalam mana dirimu menghendaki, bila itu kamu inginkan maka akan terus hal itu ada dalam hidupmu. Semua tahu, bahwa hidup bergerak,selalu berubah yang muda menjadi tua, yang bodoh berusaha pintar, dan yang sudah pintar terus meng-upgrade kepintaranya, tidak beda jauh dengan konsep miskin dan kaya. Semuanya menginginkan berada dalam puncak piramida nilai ”istimewa” itu, ada banyak cara untuk menjalaninya, dimana setiap orang memiliki cara yang berbeda.
Kepada yang terhormat pembantu I ketua program, saya faham setiap orang memiliki masalah dan idealnya tidak harus ada yang merepotkan satu sama lainya, ideal. Hanya saja fahamkah anda mengenai batas ketidak mampuan manusia untuk terus berada dalam track ideal itu. Mungkin bapak benar bahwasanya menimbang masalah berdasarkan peraturan-peraturan secara formal itu adalah solusi konkret dan tidak mengada-ada. Akan tetapi hal itu akan menjadi masalah bila mana bapak berada dalam posisi yang terbalik. Bapak menjadi saya dan saya menjadi bapak.
Absolut, anda akan menemukan titik pandang yang membenarkan dan meguatkan, kenapa hal itu harus terjadi dan menjadi sebuah pilihan anda. Sejauh apapun argumentasi yang bisa anda lakukan tidak akan pernah ada toleransi dari pengharapan anda untuk bisa mendapatkan toleransi, sakit bukan. Bila masalah itu harus di dasarkan atas peraturan-peraturan. Bukankah dalam kehidupan ini ada pengecualian. Itulah toleransi, saya fikir anda sungguh lebih faham itu, dimana anda sangat terampil untuk berbicara mengenai hak dan kewajiban, apalagi yang lebih meyakinkan dalam hidup ini ketika kita tahu hak dan kewajiban kita dan mengingat anda telah banyak bersinggungan dengan hidup dalam hidup.
Mungkin anda tidak akan pernah tidur nyenyak, sama persis seperti saya tidak pernah dapat tidur nyenyak. Hidup ini luas bapak, tidak hanya harus mendapatkan manfaat dari tempat ini saja, manfaat dari hidup bisa didapatkan dimanapun kita berkehidupan. Benar-benar saya mengeluh dengan keputusan anda yang sampai sejauh ini adalah bukan kerena penerapan peraturan, akan tetapi lebih karena karakter beserta tabiat anda. Mungkin suatu saat saya akan tua dan mendapatkan banyak hal yang tidak pernah saya fikirkan. Dan bila kita diberi kesempatan bertemu kembali, banyak cerita yang akan terkuak kembali, mungkin suasana buruk akan kita dapatkan atau bahkan kita malah bisa tertawa-tawa bersama seoalah tiada hal buruk apapun yang pernah terjadi. How know’s?.
Saat ini saya sungguh-sungguh muak dengan anda, dan anda sungguh-sungguh menganggap saya adalah sampah, semoga hidup kita terus berjalan dan banyak hal yang kita temukan dalam hidup, lalu mengenai masalah ini biasa difahami dengan cara yang beda seiring dengan terus berjalanya hidup ini. Semoga benar kata banyak orang bahwa hidup itu dinamik dengan ditandai perubahan-perubahan yang tidak pernah berhenti, seperti itulah keabadian, saat perubahan-perubahan tak pernah bisa dihentikan, bukan sesuatu yang menghentikan diri ini dalam batasan nilai, bodoh, miskin, kaya, pintar. Tapi saat kita bisa merasa harus melakukan sesuatu yang harus kita lakukan, dan apapun itu bentuknya nanti, setiap orang akan kehilangan sesuatu pak, dan setiap orang akan mendapatkan sesuatu jua. Dan bahkan dalam satu waktu bentuk peristiwa itu pula kita merasakan, kehilangan dan mendapatkan.
Saya hanya ingin hidup sampai tua dengan segala daya-upaya yang bisa saya perjuangkan, anda bukan siapa-siapa meski dalam tahapan hidup ini anda memiliki wewenang yang nyata untuk mengubah alur perjalanan hidupku, saat manusia masih bisa berbagi maka berbagilah dia dan akan ada kebahagiaan disana, dan saat manusia sudah tidak bisa berbagi lagi maka kamu harus berani, karena hari (siang,malam) hanya bisa bergulir tanpa mencampuri urusan manusia yang berupa rasa. Hiduplah dengan tegar, karena hidup mencintai ketegaran.
Kepada yang terhormat pembantu I ketua program, saya faham setiap orang memiliki masalah dan idealnya tidak harus ada yang merepotkan satu sama lainya, ideal. Hanya saja fahamkah anda mengenai batas ketidak mampuan manusia untuk terus berada dalam track ideal itu. Mungkin bapak benar bahwasanya menimbang masalah berdasarkan peraturan-peraturan secara formal itu adalah solusi konkret dan tidak mengada-ada. Akan tetapi hal itu akan menjadi masalah bila mana bapak berada dalam posisi yang terbalik. Bapak menjadi saya dan saya menjadi bapak.
Absolut, anda akan menemukan titik pandang yang membenarkan dan meguatkan, kenapa hal itu harus terjadi dan menjadi sebuah pilihan anda. Sejauh apapun argumentasi yang bisa anda lakukan tidak akan pernah ada toleransi dari pengharapan anda untuk bisa mendapatkan toleransi, sakit bukan. Bila masalah itu harus di dasarkan atas peraturan-peraturan. Bukankah dalam kehidupan ini ada pengecualian. Itulah toleransi, saya fikir anda sungguh lebih faham itu, dimana anda sangat terampil untuk berbicara mengenai hak dan kewajiban, apalagi yang lebih meyakinkan dalam hidup ini ketika kita tahu hak dan kewajiban kita dan mengingat anda telah banyak bersinggungan dengan hidup dalam hidup.
Mungkin anda tidak akan pernah tidur nyenyak, sama persis seperti saya tidak pernah dapat tidur nyenyak. Hidup ini luas bapak, tidak hanya harus mendapatkan manfaat dari tempat ini saja, manfaat dari hidup bisa didapatkan dimanapun kita berkehidupan. Benar-benar saya mengeluh dengan keputusan anda yang sampai sejauh ini adalah bukan kerena penerapan peraturan, akan tetapi lebih karena karakter beserta tabiat anda. Mungkin suatu saat saya akan tua dan mendapatkan banyak hal yang tidak pernah saya fikirkan. Dan bila kita diberi kesempatan bertemu kembali, banyak cerita yang akan terkuak kembali, mungkin suasana buruk akan kita dapatkan atau bahkan kita malah bisa tertawa-tawa bersama seoalah tiada hal buruk apapun yang pernah terjadi. How know’s?.
Saat ini saya sungguh-sungguh muak dengan anda, dan anda sungguh-sungguh menganggap saya adalah sampah, semoga hidup kita terus berjalan dan banyak hal yang kita temukan dalam hidup, lalu mengenai masalah ini biasa difahami dengan cara yang beda seiring dengan terus berjalanya hidup ini. Semoga benar kata banyak orang bahwa hidup itu dinamik dengan ditandai perubahan-perubahan yang tidak pernah berhenti, seperti itulah keabadian, saat perubahan-perubahan tak pernah bisa dihentikan, bukan sesuatu yang menghentikan diri ini dalam batasan nilai, bodoh, miskin, kaya, pintar. Tapi saat kita bisa merasa harus melakukan sesuatu yang harus kita lakukan, dan apapun itu bentuknya nanti, setiap orang akan kehilangan sesuatu pak, dan setiap orang akan mendapatkan sesuatu jua. Dan bahkan dalam satu waktu bentuk peristiwa itu pula kita merasakan, kehilangan dan mendapatkan.
Saya hanya ingin hidup sampai tua dengan segala daya-upaya yang bisa saya perjuangkan, anda bukan siapa-siapa meski dalam tahapan hidup ini anda memiliki wewenang yang nyata untuk mengubah alur perjalanan hidupku, saat manusia masih bisa berbagi maka berbagilah dia dan akan ada kebahagiaan disana, dan saat manusia sudah tidak bisa berbagi lagi maka kamu harus berani, karena hari (siang,malam) hanya bisa bergulir tanpa mencampuri urusan manusia yang berupa rasa. Hiduplah dengan tegar, karena hidup mencintai ketegaran.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home